Shadow from My Backpack

Traveller, Writer, Photographer, Engineer

Salah Cuaca ke Pulau Seribu

with 9 comments

Hahaha… judul ini benar-benar bakal saya inget dan nggak bakal kelupa. Hari Kamis, kemarin baru saja melancong ke Pulau Pramuka, salah satu gugusan kepulauan Seribu.  Saya berangkat dari UI Depok pukul 05.00.

Memang rencana ini udah lama, gara-gara udah nggak tahan liburan akhirnya saya berangkat modal file dari unduhan di internet. Modalnya nggak banyak kok, bisa 200 ribuan.

Dari Margonda ke Kampung Rambutan saya naek angkot biru 112, lanjut bus Mayasari P6 warna hijau ke Grogol kemudian saya turun di Grogol dan lanjut angkot B10 warna merah ke Muara Angke. Totalnya 10 ribuan, pas nyampe di tempat pelelangan ikan Angke pukul 06.45.

Selanjutnya yang saya pilih adalah kapal nelayan ke Arah Pulau Pramuka, bayarnya Rp 30 ribu. Kalo pengin seru ambil tempat duduk di luar aja, sekalian berjemur matahari pagi plus sahutan pemandangan biru dan hijaunya pulau-pulau kecil.

Jauh meninggalkan Angke yang saya liat jejeran gedung-gedung Jakarta menyeruakan polusi kelam dan cerobong asap putih. Semakin jauh semakin hilang menyamar.

Dan setelah melewati Pulau Untung Jawa, ombak di laut terasa kencang. Kata nelayannya ini angin Utara, angin yang biasa bertiup bulan Januari dan Februari. Efeknya jangan tanya, mirip wahana kora-kora di Dufan. Rasanya, isi perut di kocok atas bawah terus di lilit tali kemudian di lempar mirip gangsing. Plus dapat cipratan ombaknya. Teles kabeh..

Ini sense nelayan yang di koarkan ke penumpang, baiknya balik lagi ke Pulau Untung Jawa menunggu angin reda. Dan, terpaksa saya menunggu kapal ini dilanjut lagi, padahal 1.5 jam lagi sampe tujuan.

Alhasil, total saya menunggu kapal ini berangkat lagi selama 6 jaman. Wtf…gagal rundown acara yang saya buat.  Akhirnya saya gigit jari, 8 jam hilang sia-sia buat snorkeling. Hari pertama saya hanya keliling Pulau Pramuka. Dan malamnya? Saya cukup tidur pulas saja di penginapan seharga 200 ribu/malam karena diluar hujan deras.

Esoknya, ga jauh beda. Awan mendung dengan sedikit hujan. Saya berangkat ke Pulau Karya untuk snorkeling, modal duit Rp 35 ribu satu set alat selama satu hari. Dan, kacau lagi-lagi, arus ternyata kencang juga. Hah.. salah saya datang ke sini bulan ini.

Pengennya stay satu malam lagi disini, dan karena saya mengira di Pulau Pramuka ada ATM dan ternyata tidak ada, mau nggak mau saya harus cabs dari Pramuka. Pelajaran berharga, kalau anda mau ke Pulau ini, bawa duit cash dan lebihin. Sekali anda kekurangan duit, anda tidak bisa mengandalkan ‘kartu duit’.

Saya cabut naek kapal jam 13.00 ke Angke. Meski gagal full snorkeling banyak hal menarik yang saya jumpai selama perjalanan dan di Pramuka. Penginnya bulan April saya comeback ke sana. Tapi, tandeman teman di Pramuka ngajakin ke Bunaken.  Haha… oke dude, I will waiting you at Manado…

Ini perincian biaya perjalanan saya kemarin:

1. Margonda – Kampung Rambutan, angkot biru 112 : Rp3.000
2. Kp.Rambutan – Grogol, Bus Mayasari Hijau P6 : Rp 2.500
3. Grogol – Muara Angke, angkot Merah B10 : Rp 3.000
4. Muara Angke – P. Pramuka, ojeg nelayan : Rp 30.000
5. Penginapan Rp200.000/4 orang: Rp 50.000
6. Makan 4 x Rp 7.000 : Rp 21.000
7. Ojeg Kapal ke P. Karya buat snorkleing PP : Rp 6.000
8. Sewa Alat Snorkeling/hari : Rp 35.000
9. Pulang ke Jakarta, P.Pramuka – Angke : Rp 30.000
10. Balik ke Depok (Kebalikan no 1-3): Rp 8.500
11. Biaya Snack+minuman dari Jakarta : 50.000

Total: Rp 239.000

Written by walangkadoeng

January 16, 2010 at 11:39 am

Posted in Backpacker

Tagged with , ,

9 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. beuhhh….diem2 aja pergi ke P1000..
    parrrahhh…..

    anik

    January 17, 2010 at 11:08 pm

    • sante nik…
      saya siap kapan ajah kalo ke sana lagi..
      temen2 kelamaan sih, yang gini yang gitu..

      walangkadoeng

      January 17, 2010 at 11:11 pm

  2. mas punya nomor kontak penginapannya ga? saya butuh banget nih mas penginapan yang harganya 200 ribu/malam. terimakasih ya mas

    astie

    April 15, 2010 at 9:32 pm

    • Bisa dikontak ke ibrahim, no hpnya 087886467706. Dia ini pegawai hostel, tapi bisa kasih semua info penginapan termurah dan tetek bengek pulau seribu. Nanti anda tinggal ksi tips sukarela.. Selamat berlibur ya.

      walangkadoeng

      April 17, 2010 at 4:02 am

  3. yah telat mas, saya jadinya nginep di homestay gitu, soalnya kan banyakan. kalo mas hanya 4 orang berarti hanya nywa kamar gitu ya? thx anyway

    astie

    April 18, 2010 at 10:49 am

    • Iya, itu bisa muat lebih dari 4 orang kok asal mau tidur gepeng-gepengan. Hehehe.. ada 4 bed jadi bisa muat 6 orang. Totalnya memang cuman ada dua kamar, namanya wisma family..🙂 Cocok buat backpacker berduit pas.

      walangkadoeng

      April 19, 2010 at 9:42 am

  4. Oi oi, Gua sih bunaken dah pernah snorkling bro,,tp blm diving yud. Gua skrg lg ngebet setengah mati buat BELAJAR DIVING, tp no money and no time bleblebblebleb…

    audryn

    September 3, 2010 at 4:25 pm

  5. thx sharingannya, saya yg lagi nyari data buat ke pulau seribu sangat terbantu dgn postingan ini : )
    btw klo boleh nanya.. sekali makan 7 rb itu makan apa ya? hehe..

    Debby

    June 30, 2011 at 12:15 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: