Shadow from My Backpack

Traveller, Writer, Photographer, Engineer

Gagal Berangkat (2)

with one comment

Kereta Sembrani, Jakarta – Surabaya, 12 Agustus 2009

Kecewa nian niat berlibur kali ini gagal, padahal persiapan udah saya lakukan 3 bulan yang lalu. Alasannya, teman saya di Lombok ternyata harus melakukan perjalanan dinas ke Surabaya. Tepat di saat saya ingin berkunjung ke sana. Dan, teman terakhir yang saya ajak, cutinya tidak di approve dari kantor. Asuh!!

Hari Rabu sebelum 17-an saya memutuskan untuk pulang saja ke Surabaya.  Impian backpacker ke Lombok gagal. Saya ke gambir pukul 3 sore dari depok, untuk reservasi keberangkatan Jumat.

Monitor flat di atas loket menunjukkan angka nol merah untuk hari Kamis hingga senin untuk keberangkatan Gambir ke Pasar Turi. Artinya, tiket ke Surabaya sudah sold out! Kawan,  akhirnya saya beli tiket untuk keberangkatan hari ini juga. Tiket cuman tersisa 25 seat.

Saya masuk ke dalam ular antrian. Di monitor saya terus update jumlah tiket tersisa, saat antrian lepas satu, di monitor menunjukkan tiket ke Surabaya berkurang dua. Saya tambah was-was ketika tiket menunjukkan 15 seat.

Akhirnya giliran saya paling di depan loket.
”Mbak tiket Sembrani, dewasa satu untuk malam ini. Berapa mbak?”
”Maaf mas, loket ini untuk keberangkatan H-1 sampai H-30. Untuk keberangkatan hari ini ada di loket  selatan”. Jelas petugas loket ke saya.

Sial! Saya salah masuk antrian. Buru-buru saya lari ke loket selatan mirip badut maling ayam. Jarak loket utara dan selatan sekitar 300 meteran.

Celaka tiga belas. Antriannya lebih parah dari yang tadi. Panjang shaf terdepan shalat tarawih di masjid kampung saya saja kalah. Artinya, kans untuk dapat tiket  fifty-fifty. Penumpang di depan saya bertanya kepada saya.

”Mas kalau mau ke Surabaya enak naik apa yah?
Saya butuh cepat datang ke sana”.
Saya jawab tegas, ”Naek KA Gumarang aja pak.
Jangan Sembrani. Sembrani datangnya lambat”.

Pikir saya, jangan sampai orang ini naek Sembrani. Bisa-bisa tiket tujuan saya habis di bapak ini.

Memang ke Surabaya bisa naik Gumarang dan Sembrani. Hanya Gumarang keberangkatannya satu jam lagi. Nggak mungkin saya PP Depok-Gambir sejam.

Dan, saya tambah gemetar ketika liat di monitor tiket sembrani tersisa tiga! Padahal saya masih antrian ke lima lagi.

Akhirnya, berkah gagal ke lombok, saat saya di layani loket ternyata tiket sembrani tinggal 2. Untung duapuluh satu. Saya gagal ke lombok tapi bisa pulang ke kampung.

Written by walangkadoeng

August 21, 2009 at 10:21 pm

Posted in Backpacker

Tagged with ,

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. Lha, ini kok postnya langsung dua ^^;;

    Alief

    August 21, 2009 at 10:47 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: