Shadow from My Backpack

Traveller, Writer, Photographer, Engineer

Pak, anterin ke Puncak (Dolly)!

with 9 comments

Hawa pagi sangat familiar tatkala kaki menginjakan di bilangan stasiun pasar Turi. Jam menunujukkan 07.15. Berarti hampir 13 jam perjalanan dari Gambir. Klakson Gumarang, bergegas mengiringi saya segera keluar gerbang. Hmm… inilah hobby lama saya. Pulang Kampung!

Srett.. Mobil biru berlambang burung nan berargo saya stop.

”Selamat pagi mas. Selamat datang di Surabaya”, ramah Sugeng, nama yang saya kenali dari badge dashboard.

”Oke mas! Anter saya ke rumah. Simohilir”, jawab saya.

Biasanya, saya cukup minta jemput saudara pakai motor dari stasiun. Bagi saya, taksi adalah kendaraan mewah di Surabaya. Tidak kalau di Jakarta.

Tak hanya mewah, saya baru ngeh kalo taksi di Surabaya ikut berandil dalam bisnis esek-esek. Ini pengakuan dari Sugeng sendiri.

”Mau tipe cewek apa aja saya bisa anterin”, kata Sugeng.

Pria yang ngaku berumur 30 tahun ini sudah malang melintang jadi calo chicken. Yang paling banyak pelanggannya adalah tamu dari luar kota.

”Kemarin saya baru dapat penumpang Filipina di Hotel bintang lima daerah Ngagel. Dia bilang ‘please, find me a chicken”, lanjutnya.

”Saya anter ke Dolly, si turis ini ogah. Katanya dia nggak suka keramaian. Mampir di Jalan Diponegoro dapat satu cewek bispak,” katanya.

Si Turis penasaran yang di dapat ini cowok atau cewek. Karena nggak bisa bahasa Inggris cewek bispak ini, menarik tangan turis dan menempelkannya di (sorry guys) alat vitalnya.

”Hmm.. Gud.. gud..” kata turis yang ditirukan Sugeng.

Sugengpun mengantarkan pasangan tersebut di salah satu hotel bintang tiga di bilangan darmo.

”Tau nggak mas, saya malah disuruh ikut masuk ke kamar hotel. Jarem kabeh mas rasane mek ndhelok”, ujar Sugeng.

Setelah dua jam, mereka mengakhiri dengan uang.

”Kalo PSK Diponegoro murah mas, seratus ribu rupiah cukup,” tuturnya.

Sugeng berujar kalo setiap ABG nakal akan nitip no ponsel ke sopir taksi yang ditumpangi.

”Ini udah bukan rahasia loh mas. Supaya nggak vulgar kita pakai sandi,” katanya.

“Contohnya, kalau ada penumpang yang bilang, ’Anterin ke Puncak’ berarti saya harus tancap gas ke Gang Dolly,” kelakarnya. Yang belum tahu infonya Dolly ada di sini.

Ada cerita lagi, Sugeng pernah mendapatkan penumpang berpostur gagah ABRI. Katanya ini pengawal penyanyi Si goyang ngebor.

”Dia tanya ke saya, apa punya ABG kampus? Kalo ada, nanti malam kirim ke kamar saya yah,” kata penumpang tersebut ditirukan Sugeng.

Sorenya Sugeng langsung ke arah Karang Asem. Kos-kosan cewek bispak.

”Saya telepon si cewek ini katanya lagi mandi. Sayapun disuruh masuk ke kamarnya,” cerita detail Sugeng.

Sugeng cukup pakai fasilitas 3G supaya tamunya tahu wajah si cewek.

Dahsyat! Saya tambah miris ketika Sugeng mendapati cewek SMA berjilbab ganti baju di dalam taksinya. Bispak juga!

Hmm.. tambah mesum aja kota ini. Sayapun berterima kasih ke Sugeng atas ceritanya seraya membayar ongkos taksi.

*image source: gettyimages.com

Written by walangkadoeng

August 20, 2008 at 11:27 am

9 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. dolly… weleh.. niyh kawasan ga ada matinya..nyesal juga kenapa waktu dosen ngajakin penelitian disini cc ogah ya?? padahal asli penasaran

    uNieQ

    August 21, 2008 at 4:31 pm

  2. Dolly daerah unik. Sayang terlewat kesempatan anda. Para chicken di jajar di etalase, mirip toko mas!

    walangkadoeng

    August 21, 2008 at 11:31 pm

  3. hahahhahhah…….
    sering mampir nech yud….
    ‘mpe apal githu tokonya (“,) ato jangan2 koh akiong juga punya toko??????

    anik

    August 22, 2008 at 4:45 pm

  4. Sy tuh org sby asli tp bgtu sy tgl diluar baru ngeh(faham) bahwa dolly sgt terkenal diselrh indonesia bahkan bbrpa ngr asia tggr. hebat surabaya…..tp kok yg hebt begtuannya….udah lm sy ga plg ke indonesia…kangen dg sby tp ga dg dolly……..jujur…

    bossendozz

    August 22, 2008 at 6:25 pm

  5. @anik: Sering pas jamane sumpek2 UAS dan tugas dulu.. heee…

    @bossendozz: Dolly mah terkenal di semua kampus se-Jakarta juga loh..

    walangkadoeng

    August 23, 2008 at 2:48 am

  6. alhamdulillah saya ngekos di surabaya, dan tidak ada niatan kesana.

    mahabbahtedja

    August 23, 2008 at 12:59 pm

  7. Surabaya is the heroes city

    gajah_pesing

    August 24, 2008 at 11:13 pm

  8. dolly … tempat yang menarik🙂

    nothing

    September 1, 2008 at 1:33 am

  9. a.k.a kampus D

    nocan.us

    October 4, 2010 at 7:18 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: