Happy Hiking Jayagiri
Bener atau nggak cerita sangkuriang, tetap saja menarik perhatian wisatawan berkunjung di gunung Tangkuban Perahu (TP). Saya sih, malah nggak percaya kalau gunung itu, bermula dari perahu yang dilempar sangkuriang. Darimana miripnya, wong gunungnya ya sama saja mirip gunung-gunung lain. Konon katanya mirip perahu terbalik. Ya jelas saja, masa ada gunung yang bentuknya piramida terbalik.
Tapi, saya nggak mempermasalahkan gunung itu mirip perahu ato kancut. Yang jelas sabtu kemarin, akhirnya saya membuktikkan kalo gunung itu memang gunung biasa.
Perjalanan ini saya mulai bersama rombongan 35 teman kantor. Berangkat pukul 06.00 dari Jakarta, tiba di desa Jayagiri, Lembang, Jawa Barat. Untuk menempuh Gunung TB ini memang ada dua rute yang dipilih. Pertama, bus langsung masuk ke parkiran dekat TP, dan rombongan langsung sampai tujuan. Ato, memilih jalur pendakian Jayagiri, hingga sampai di tujuan kita naek bus dan masuk ke parkiran TP.
Karena, tujuan adalah happy hiking, kita pilih jalur kedua ini. Bukan hiking berat kok, kira-kira perjalanan normal cuman butuh 1.5-2jaman.
Seru dan eksotis ketika melakukan perjalanan ini. Bertemu suku sunda memang nggak ada bedanya dengan suku jawa pedalaman. Mereka cukup ramah dengan senyum ajakan yang khas. Kayanya, udah lama sekali saya nggak melakukan perjalanan hiking. Terakhir pas Ospek ITS dulu di Cuban Talun, Malang.
Dengan ketinggian 1380 meter di atas muka air laut, udara di sini dingin. Cukup rekomendasi jika bingung dan bosan berwisata FO di Bandung. CUkup modal air mineral, teman ngobrol dan genggaman kamera DSLR bisa membuat birahi narsis memuncak. Alasannya, view sekitar dan langit cerah sungguh indah. Ga percaya? Pelototin aja gambar-gambar di bawah ini.
Dan, akhirnya pukul 12.30 kita sampai di Gunung Kancut. Entah apa yang membuat para bule Amerika dan Eropa banyak berlalu lalang di sini, padahal menurut saya ya tidak seindah gunung Bromo. Mungkin, kawah-kawah itulah tujuan mereka.
Kalo di rating perjalanan ini mendapat nilai 7,8. Artinya, jika berlibur ke Bandung tidak rugi mengambil waktu sehari untuk berjalan dan mendaki di gunung ini. Saya sarankan, saat sampai di TB jangan lupa shalat dan ibadah. Karena itu buat tabungan akherat
Foto ini diambil tepat dari Gunung TP
Thanks To Adit, to capture spontaneity momen
We are love hiking














wuih yud…………..
itu pick beneran boongan siy……….
kerennnn……….
eh subhanallah , boleh juga tu ajakin anak kelas bwt kesana…..:)
anik
July 8, 2008 at 4:25 am