Archive for May 2008
tes musik
<object width=”300″ height=”80″><param name=”movie” value=”http://media.imeem.com/m/rXcG9pF43w/aus=false/”></param><param name=”wmode” value=”transparent”></param><embed src=”http://media.imeem.com/m/rXcG9pF43w/aus=false/” type=”application/x-shockwave-flash” width=”300″ height=”110″ wmode=”transparent”></embed><a href=”http://www.imeem.com/gffffffffff/music/y3S3TbFC/coldplay_violet_hill/”>Violet Hill – Coldplay</a></object>
Almost… and almost
Nggak nyangka buah pikiranku dan usahaku untuk terbang ke Barcelona akhirnya kewujud. Yes!!!
Singkat cerita gw dapat grandprize dari salah satu tabungan bank nasional. Boleh membawa tiga teman sekaligus, syaratnya harus diatas 18 tahun. Nggak saya sia-siakan kesempatan langka dan amazing itu. Gw, Awan, Rudi dan teman cewek kampus, Ayu , akhirnya berangkat dengan pesawat Boeing Garuda dari cengkareng transit ke Singapore dulu. Nggak tahu kenapa tiba-tiba saja mereka yang nggandhol dan terpilih untuk terbang wisata.
Lanjut, dalam penerbangan menuju Barcelona, di pesawat tersebut gw bertemu personel The Killers, Brandon Flowers, si vokalis asal scootish itu. Ah, gw yakin seyakin-yakinnya kalo dia emang si Brandon. Kutu kupret, munyuk ngangkang, cumi mabok! Akhirnya beneran juga gw ketemu Mr Brightsight itu.
Wa.. Dengan logat english tarzan akhirnya kuberanikan untuk menyapa dia:
Gw: Hi, excuse me, are you Brandon? Brandon The Killers?
BF: Yup, (sambil ngekeh dan sok bingung)
Gw: Ehmm.. Ouwh surprised me. How come you’re one flight with me? Could we talk a minutes?
BF: Sure, waz up your name?
Gw: Yudha. Surely I wasn’t expectated that’ you’s Brandon. I’m jealousy. Your band is my fav. You
always kill the mainstream melodic. I am Indonesian. ouh surprised me. Where will you go then? (Sambil melototin
matanya yang biru)
BF:Glad to meet u. Yes, I am not supposed to be here. I stray and split with my groups. I thought we gonna
to the Madrid. But, I’m already have message, that we should go to Roma.
Gw: ouwh,,, (dalam ati wadepak bodoh kali bisa nyasar)
BF: Hmm.. maybe we can talking and sharing, please sit here. (sambil nunjukin bangku sebelahnya yang kosong)
Gw: Ouw.. Honestly, I am very speechless meet with rockstar.
BF: Just try be relax man, I was not perfect like u thinking.
Gw: Oke-oke (Yah akhirnya kita ngobrol santai, ngomongin musik cadas hingga cewek eropa yang
ternyata suka kulit orang asia. Sampai-sampai dia cerita kalo orang Asia lebih hot. Wadepak again! Ga terasa kita ngobrol sampai tiba di Bandara)
BF: Ok yude (he can’t spell yudha), very exciting met with u. I am already got the phone, that my crew will
pick me up. Have nice triP!
Gw: Ok Dude! Keep ur music man. Dont forget to visit Jakarta!
Wah, gila nggak nyangka ketemu si Rockstar itu. Dan, akhirnya kita berempat udah sampai di pusat budaya negara Spanyol. Jam sudah menunjukkan 21.00 waktu setempat. Dasar Awan mata keranjang, dapat aja cewek yang bisa di kebiri buat malam itu.
Dan kita bertiga masuk ke hotel Novotel ala Barcelona dan istirahat untuk melanjutkan senang-senang besok. Tepat jam 23.20 kita merem bareng. Si Ayu tidur di kamar sebelah sambil ngelonin barbie, bawa dari rumah. Aku dan Rudi tidur lelap.
Besoknya….
Eh, pas bangun ternyata gw udah ada di Kuningan-Jakarta, dan jam sudah menunjukkan jam 06.15. Wadepak telat ngantor neh! Udah jam segini, padahal jam7 harus ngantor.. Wadepak ouh wadepak mimpi lagi.
BF yang ternyata pernah aku ajak “ngobrol” di pesawat.

Pas SMP itu…
Hayo sapa yang pernah “idup” taun 1990-1998-an? Taon jamannya permen YOSAN, yang sukanya kita ngumpulin huruf Y-O-S-A-N. Tapi, jarang banget dapetin huruf N-nya. Ingetkah… ?
Nah, berhubung saya termasuk korban mode saat itu, banyak hal cupu yang saya inget ketika masih sekolah di Surabaya.
Pas zaman zaman itu…
- Makan Anak Mas…(ngetop yang rasa keju
) - Maen Tamiya di Delta Plasa, kalo nggak ya cuman liat orang kaya ikut lomba Tamiya
- Liat Kartun REMI di RCTI pake kacamata 3 dimensi… (harga kacamatanya Rp 1500)
- Bangga pake baju merk “Alien Workshop”.. (hahaha ada yang inget ini ga)
- Makan cokelat ayam (yang iklannya panjang…. dan lamaaaa….)
- Ga pernah lewat Knight Rider, Airwolf dan McGyver
- Sampai beli poster-posternya di depan sekolah.
- Supaya Gaul kudu nonton Beverly Hills dan Melrose Place (wakaka…)
- Beli Tas Pinggang…(kernet angkot kale)
- Nongkrongin Kuis Keluarga Lifebuoy, bersama Cathyy Bonnn…
- Pulang sekolah jam 1 ada kuis Apa-ini Apa itu, bersama jeffry woworuntu…(Eh, gitu2 saya pernah dapat hadiah seratus ribu loh, gara-gara ngirim acak katanya
- Ngejek-ngejek temen sekelas dengan nama bapak..(wah ga jelas banget tahun itu, hahaha sampai nama ibunya juga)
- Maen gamebod yang sukanya ada talinya, Rp 100/game. Kalo Game over talinya suka ditarik-tarik sama abangnya… (jadul banget)
- Maen game Contra di temen..
- Ngikutin gaya iklan, “Ah teori…”
- Beli sablonan gambar rambo ato adidas buat di pasang di kaos kaki atau kaos kutang
- Suka nyanyi lagu “Bu Said”, gini bunyinya “Disini rumahnya Bu Said. Bu Said membeli belangkon(***), Belangkonnya berwarna hitem(***). Hahaha…
- Godain mbak-mbak penjaga tol kalau darmawisata dengan “Xon-Cnya manaaaaaa” (ahh…gilo..)
- Maenan sama temen tank-tankan, tangan di silangin ke depan bareng trus nembaki cewek yang rada cakep di kelas… (wuakakaka)
- Ada diary buat diisi teman sekelas, kalau ga ada berarti ga gaul… Disitu wajib ditulis, nama, umur, kelas, hobi, dan kata mutiara (glodak,,,,)
- Make sepatu boot mereknya kalo ga salah Dok Mart…
- Pake Sepeda BMX Wim Cycle dengan iklannya Emmmhhbekkk
- Sepatu harus Carvile atau Neckerman, kalo ga salah saya pernah dibeliin mami di pasar Pacarkeling sepatu merknya yang hampir sama, Deckerman… waakakakakaka…
Tambahin yah kalo ada yang lebih cupu…
DUNIA

Hari ini saya baru saja pasang peta dunia di kamar. Sengaja beli yang ukuran gede biar tahu negara favorit untuk di kunjungi. Hee,,, meski belum pernah sekali keluar indonesia, tapi seenggaknya ada persiapan mau ke sana. Maklum kemarin ditanyain guru Inggris saya, negara Irlandia di sebelah mananya UK.
Dasar saya buta peta, dan lemah pelajaran geografi, sayapun hanya menjawab “Hmm maybe about east side from London”. “Yup, good stuff”, jawab guru saya itu. Eh, padahal saya sedikit ngawur. Patokan saya ya cuman band U2 yang sering ngeband ke Inggris.
Ah peta dunia, jadi poster favorit di tembok. Baru nyadar juga kalo Kazakhstan yang disitu banyak oil company ternyata bertetanggaan dengan negara Mongolia. Lagos yang juga kaya minyak di Nigeria ternyata berada di sekitar teluk Guineae (nah lo bingung kan).
Sekarang kalo maen tebakan negara sama saya silakan tanya negara Tobago di mana, pasti langsung saya jawab.
Ps: Buset ngapain juga tebakan negara,,
Sejarah Friendster
Coba ketikan huruf fr di browser warnet, atau di komputer kantor, pasti browser akan otomatis melengkapi tulisan tersebut dengan kata friendster. Hahaha… betul kan? Banyak yang kenal friendster (fs) tapi banyak yang belum tahu sejarah jaringan rantai pertemanan ini.
Friendster dibuat pada tahun 2002 oleh perusahaan Friendster Inc. Jonathan Abrams adalah pendiri fs ini. Nah, proyek iseng ini akhirnya menjadi emas saat para investor jeli melihat peluang bisnis kalau fs ternyata banyak peminatnya. Dan tahun 2004, perusahaan yang berbasis di California ini merekrut Scott Sasa.
Dari tangan dingin mantan presdir NBC entertainment FS mulai dikenal oleh netters di seluruh dunia. Sampai saat ini pengguna FS di ramalkan sejumlah lebih dari 30 juta user. Wow,,, padahal jumlah penduduk indonesia saja sekitar 200 jutaan. Yo akeh iku cak..
Kalo pengin tahu web-web yang serupa sama FS bisa klik di bawah ini.
www.multiply.com
www.facebook.com
www.myspace.com
www.tribe.net
Kalo yang buatan anak negeri ini:
www.fupei.com
Biaya hidup di Jakarta
Kemarin dapat email dari teman dari Surabaya menanyakan standar biaya hidup di Jakarta. Dia tamatan S1 Komunikasi Universitas swasta. Kurang lebih bunyinya begini:
“Yud, berapa biaya hidup di Jakarta untuk sebulan. Kos, makan dan transportmu habis berapa? Kalau Rp 2.5 juta cukup nggak buat sebulan?”
Jakarta adalah kota dengan biaya hidup tertinggi di bandingkan kota lain di Indonesia. Menurut BPS tahun 2008, Jakarta menempati urutan teratas dari survey 10 kota ibukota di Indonesia dengan kebutuhan Rp 4.33 Juta per bulan.
Berikutnya adalah kota Banda Aceh (Rp 3,74), Jayapura (Rp 3,70 juta), Batam (Rp 3,44 juta) dan kelima ádalah kota Surabaya (Rp 3,362 juta). Wow.. Di Banda Aceh ternyata harus merogoh kocek lebih dari kota Pahlawan. Hmm.. Padahal di sana belum tentu ada Mal seramai Tunjungan Plasa.
Menurut saya, angka Rp 4,33 juta mungkin lebih tepat ditujukan buat yang udah berkeluarga beranak lebih dari dua. Nah, sebagai gambaran, setiap bulan saya menganggarkan Rp 30 ribu/hari untuk makan (3x), Rp 40 ribu/ minggu untuk transport dan Rp 700 ribu untuk bayar kos (Fasilitas kamar: Internet unlimited, Saluran Kabelvision dan Cuci-Seterika baju J ). Total belum termasuk senang-senang dan belanja harian sebesar Rp 1,8 juta.
Berhubung saya memerlukan bensin untuk berkendara ke Kuningan (kantor) – Depok (kampus), dan kos saya dekat kantor, maka untuk makanpun saya anggarkan lebih. Yah.. tahu sendirilah untuk makan di daerah Kuningan secara duit memang lebih mahal.
Duit Rp 2,5 juta bisa dikatakan cukup kalau memang hanya untuk jangka pendek. Maksudnya, kalau bisa cepet cari kerja lain yang gajinya lebih jika lebih ingin “menikmati” hidup di Jakarta.
Sayapun, kadang bisa ngabisin duit lebih dari itu untuk keperluan sehari-hari saja. Hmm…. borose rek! Gimana, lha wong saya butuh tivi untuk hiburaan, DVD player buat ngramein kamar.
Satu lagi faktor kos dan kantor. Kalau tempat kerjamu di kawasan CBD (Central Business District) seperti Thamrin, Gatot Subroto, Kuningan dan Sudirman. Sebisa mungkin gajimu harus di atas Rp 3 juta. Soalnya, urusan perut dan tidur di kawasan ini lebih mahal di bandingkan di pinggir Jakarta.
Jadi, pikir baik-baik dan analisa lagi jika memang ingin hijrah di kota ini. Any komen?
Tes techno
Booking Fee
Hmm.. sedikit saja cerita. Ntar dikiranya gw riya hehehe..
Resmi minggul lalu, gw mulai memutuskan untuk booking fee apartemen di Jakarta. Namanya Kebagusan City, Lokasinya di Jakarta Selatan, di Jalan Baung, sekitar jalan T.B. Simatupang.
Alasan gw beli apartemen:
- Yang pasti gw beli tipe yang paling alit, harganya 98 jutaan.
- Jakarta will be the most crowded city. Simulasi Transportasi di Jakarta oleh dosen gw, Jakarta 2020, karyawan bakal berangkat jam 4 subuh ke kantor. Gilaa..
- Ga pengin punya rumah di Jakarta
- Investasi, dan kelak ketika udah nikah udah ga kos lagi.. hehehe..

Ballads Of The Cliche
Sejenak, gw ingat saat masih kuliah di Surabaya sering ngupingin lagu ini. Touch dan intro lagunya lucu, retro dan agak hollow. Band indie garapan fast forward ini juga ramah ketika di ajak wawancara by phone. Hmm… They always friendly as their songs Pop Kinetic.












